Senin, 18 September 2023

POLA LANGKAH PENCAK SILAT PPS SMI

Jenis - jenis pola langkah pencak silat



1) Pola lurus

dimulai dari salah satu kuda-kuda (kuda-kuda tengah dimulai dengan kaki kiri melangkahcara melangkah geseran denagn pola langkah lurus.mulai bergerak kaki kiri lurus berhenti dititik 1, kaki kanan melewati titik 1, berhenti dititik 2,  geser kaki mkiri melewati titik 2, dan seterusnya.

2) Pola zig - zag

salah satu kuda-kuda diambil contohnya kuda-kuda tengah. pertama kaki kiri melangkah kedepan dengan bergeser kaki kiri yang didepannya itu agak kekirinya juga. dan kemudian kaki belakang ditarik denagn arah ziq zaq ke kaki kiri denagn kaki kanan yang dibekalang menginjit dan kaki kanan itu dilangkah kan kekanan dengan bergeser, dan seterusnya diulangi.

3) Pola segitiga

diambil dari kuda-kuda tengah, contoh :
a. posisi pertama dilakukan dengan sikap pasang silat.
b. kemudian kaki kiri ditrik bergeser ke arah kaki kanan.
c.lalu dilanjutkan kearah depan atau titik tengah arah depan.
d. ditarik kembali ke arah kaki kanan kearah semula.
e. dan seterusnya, kaki kanan yang ditarik dengan bergeser ke arah kaki kiri.
f. dan dilanjutkan kaki kanan itu kearah depan bagian titik tengah, lalu ditarik kembali kearah semula.

4) Pola Langkah Huruf S

Pola langkah huruf S bisa dilakukan oleh petarung dengan berdiri dengan posisi titik mengarah sesuai arah yang ditunjukkan. Kaki kanan geser ke arah berat badan yang sedang bertumpu pada kaki kanan, yang kemudian dilanjutkan atau disusul dengan kaki kiri.

Gerakan pola langkah pada dasarnya menggabungkan tiga teknik kuda-kuda yang menciptakan huruf S. Penggunaan kombinasi kuda-kuda antara lain adalah kuda-kuda samping, belakang, dan tengah.


5) Pola Langkah Huruf U

Contoh kuda-kuda yang diambil,kuda-kuda tengah
a. Pasang sikap pasang silat
b. Kaki kiri digeser kearah kaki kanan dan dilanjutkan kearah depan sejajar
c. Dan dikembalikan kearah semula
d. Kaki kanan digeserkan kearah kaki kiri dan dilanjutkan kerah depan sejajar,
e. Dan dilakukan dengan mengeser mundur kearah tempat berdiri semula


6) Pola Langkah Segi Empat

Dengan salah satu kuda-kuda yang dipakai,yaitu kuda-kuda tengah
a. Dengan sikap pasang silat
b. Kaki kiri ditarik dengan menggeser kearah kaki kanan
c. Kemudian kaki kiri itu digeser kearah depan sejajar
d. Lalu kaki kanan ditarik kearah kaki kiri dan diratik kearah yang lurus,yaitu membentuk kuda -kuda tengah dari arah depan
e. Selanjutnya kaki kiri di tarik kearah kaki kanan dan di langkahkan kerah depan dengan sejajar, berarti kaki kanan berda dibelakang kaki kiri
f. Dan kaki kanan ditarik kearah kaki kiri,lalu menggeserkan kearah samping kanan, dengan membentuk kuda-kuda tengah arah depan, dan kembali arah semula

Sabtu, 16 September 2023

TEKNIK DASAR PENCAK SILAT

1. Teknik Kuda-kuda 



Teknik dasar pencak silat ini adalah yang paling utama. Caranya dengan menapakkan kaki ke tanah dengan posisi tubuh seperti orang yang sedang menunggangi kuda. 

Teknik kuda-kuda terbagi dalam 6 jenis. Di antaranya, kuda-kuda tengah, depan, samping, belakang, depan-belakang dan silang. Semuanya bertujuan untuk menjaga keseimbangan tubuh, baik dalam posisi bertahan atau menyerang. 

1) Teknik Kuda-kuda Depan

Cara melakukan sikap kuda-kuda depan adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Tarik kaki kanan ke depan. Pastikan kedua kaki sejajar.
  • Tekuk kaki depan dan konsentrasikan beban pada kaki yang ada di depan.
  • Kaki belakang bertugas untuk menjaga keseimbangan.
2) Teknik Kuda-kuda Tengah

Cara melakukan sikap kuda-kuda tengah adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Tarik kaki kiri ke samping hingga kaki terbuka selebar bahu. Pastikan kedua kaki sejajar.
  • Tekuk kedua kaki hingga hampir membentuk 90 derajat.
  • Konsentrasikan beban pada kedua kaki.

3) Teknik Kuda-kuda Belakang

Cara melakukan sikap kuda-kuda belakang adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Tarik kaki kiri ke belakang. Pastikan kedua kaki sejajar.
  • Tekuk kaki belakang. Pastikan kaki depan tetap lurus.
  • Konsentrasikan beban pada kaki belakang.
4) Teknik Kuda-kuda Samping

Cara melakukan sikap kuda-kuda samping adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Tarik kaki kiri ke samping hingga kaki terbuka selebar bahu. Pastikan kedua kaki sejajar.
  • Tekuk kaki yang dominan.
  • Konsentrasikan beban pada kaki yang ditekuk.
5) Teknik Kuda-kuda Silang Depan

Cara melakukan sikap kuda-kuda silang depan adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Tarik salah satu kaki ke depan.
  • Posisikan kaki yang lain hingga kedua kaki saling bersilangan.
  • Konsentrasikan beban pada kaki depan.

6) Teknik Kuda-kuda Silang Belakang

Cara melakukan sikap kuda-kuda silang belakang adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Tarik salah satu kaki ke belakang.
  • Posisikan kaki yang lain hingga kedua kaki saling bersilangan.
  • Konsentrasikan beban pada kaki belakang

2. Teknik Sikap Pasang 



cara melakukan teknik pukulan dasar adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Posisikan kedua tangan mengepal di depan dada.
  • Posisikan kedua telapak kaki membentuk sudut 90 derajat.
  • Rendahkan kedua lutut ke samping seperti hendak jongkok. Bersamaan dengan itu, pukul kedua lengan ke depan.
  • Langkahkan kaki kanan ke samping. Bersamaan dengan itu, lengan kanan menyikut ke kanan.
  • Lakukan gerakan yang sama ke kiri.

3. Teknik Pola Langkah 



Teknik dasar pencak silat ini bertujuan agar lawan tidak mudah menebak atau mengetahui pergerakan. 

1) Pola Langkah Lurus Pola langkah lurus adalah ketika pesilat melakukan gerak langkah yang menciptakan garis lurus. Pola ini dapat dilakukan dengan cara melangkah maju atau mundur. 

2) Pola Langkah Zig-zag Pola langkah zig-zag adalah ketika pesilat melakukan gerak langkah yang menciptakan bentuk mata gergaji atau zig-zag.

3) Pola Langkah Huruf "S" Gerakan pola langkah ini pada dasarnya menggabungkan tiga teknik kuda-kuda yang menciptakan pola huruf S. Jenis kuda-kuda yang dapat digunakan pada pola langkah ini antara lain adalah kuda-kuda samping, belakang, dan tengah. 

4) Pola Langkah Huruf "U" Pola langkah huruf "U" disebut juga dengan istilah pola langkah pola langkah ladam. Pada teknik ini, gerakan langkah kaki pesilat membentuk pola huruf "S".

5) Pola Langkah Segitiga Pola langkah segi tiga adalah ketika pesilat bergerak membentuk bidang segi tiga. Biasanya, teknik ini dilakukan dengan memanfaatkan dua teknik kuda-kuda yaitu kuda-kuda depan dan tengah.

 6) Pola Langkah Segi Empat Pola langkah segi empat tercipta ketika pesilat bergerak dengan memanfaatkan gabungan kuda-kuda depan dan tengah. Dalam pencak silat, pola langkah segi empat mirip dengan pola langkah segi tiga. Perbedaannya, pola langkah segi empat dilakukan dengan cara siap kuda-kuda depan lebih dulu.

4. Teknik Arah Delapan Penjuru Mata Angin 



Teknik ini bertujuan untuk menentukan arah ketika sedang menyerang lawan. Titik tumpunya berada di tengah, kemudian melangkah ke delapan arah mata angin. Yakni Timur, Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat, Barat Laut, Utara dan Timur Laut. 

5. Teknik Pukulan 



Teknik dasar pencak silat ini bisa dilakukan dalam posisi bertahan atau menyerang. Adapun beberapa jenisnya, yakni:

1) Teknik pukulan depan

Caranya dengan memukul lurus ke depan. Kamu bisa melakukannya dalam 2 cara. Pertama, posisi kaki sejajar dengan tangan. Kedua, posisi kaki selangkah di depan.

2) Teknik pukulan bandul

Caranya dengan memukul seperti gerakan bandul, yakni menggerakkan tangan dari bawah ke atas. Tekuk siku dalam sudur 90 derajat.

3) Teknik pukulan tegak

Caranya dengan memasang kuda-kuda tengah, kemudian letakkan kedua kepalan tangan di depan dada. Lalu, pukul lawan dengan salah satu tangan lurus ke depan.

4) Teknik pukulan melingkar

Caranya dengan mengarahkan badan ke samping badan lawan dengan gerakan melingkar. Sasarannya adalah pinggang. 

6. Teknik Tendangan 



Adapun beberapa teknik tendangan dalam pencak silat, yakni:

1) Tendangan lurus

Cara dengan sejajarkan posisi tubuh dengan lawan. Kemudian tendang satu kaki ke depan, dengan sisi kaki lainnya sebagai pijakan. Letakkan kepalan tangan di dada untuk menjaga keseimbangan.

2) Tendangan sabit

Caranya dengan posisi kuda-kuda kiri. Kemudian tendang kaki kanan ke depan dengan menggunakan punggung kaki. Letakkan kepalan tangan di dada untuk menjaga keseimbangan.

3) Tendangan T

Caranya dengan menendang dengan kaki kanan ke depan dengan badan sedikit ke belakang. Letakkan kepalan tangan di dada untuk menjaga keseimbangan.

4) Tendangan jejag

Caranya dengan berdiri menggunakan satu kaki sebagai tumpuan. Kemudian angkat lutut setinggi mungkin dan luruskan kaki untuk menendang lawan.

5) Tendangan belakang

Caranya dengan menendang satu kaki ke belakang mengenai lawan.

7. Teknik Tangkisan 



Teknik tangkisan adalah teknik dasar pencak silat yang dilakukan untuk bertahan dari serangan lawan.

Teknik tangkisan ini merupakan teknik yang penting dalam pencak silat. Cara melakukan teknik tangkisan adalah sebagai berikut.

1) Teknik Tangkisan Dalam

Cara melakukan teknik tangkisan dalam adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Buka kaki selebar bahu. Kaki sedikit ditekuk.
  • Posisikan kedua tangan di depan badan.
  • Tarik tangan dari luar ke dalam hingga sejajar dengan bahu.
  • Konsentrasikan energi di tangan.
2) Teknik Tangkisan Luar

Cara melakukan teknik tangkisan luar adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Buka kaki selebar bahu. Kaki sedikit ditekuk.
  • Posisikan kedua tangan di depan badan.
  • Tarik tangan dari dalam ke luar hingga sejajar dengan bahu.
  • Konsentrasikan energi di tangan.

3) Teknik Tangkisan Bawah

Cara melakukan teknik tangkisan bawah adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan posisi tegak.
  • Pastikan kedua kaki tetap rapat. Telapak kaki membentuk sudut 45 derajat.
  • Kaki sedikit ditekuk.
  • Posisikan kedua tangan di depan badan.
  • Tarik tangan dari luar ke dalam hingga siku tangan jadi lurus.
  • Konsentrasikan energi di tangan.

8. Teknik Kuncian 



Pencak silat juga mengajarkan teknik mengunci pergerakan lawan. Caranya dengan menahan bagian leher, pergelangan tangan dan dagu agar lawan lumpuh atau tidak bisa bergerak.

9. Teknik Guntingan 



Teknik guntingan adalah teknik dasar pencak silat yang digunakan untuk menyerang dan menjatuhkan lawan.

Sesuai dengan namanya, teknik ini dilakukan dengan menjepit leher, pinggang, atau tungkai lawan dengan kedua kaki.

10. Teknik Sikap Berbaring 



Kamu bisa melakukan teknik dasar pencak silat ini ketika ingin bertahan dari serangan lawan dan dalam kondisi terpojok. Adapun beberapa caranya, yakni:

1) Sikap miring

Teknik ini dilakukan dalam posisi tubuh miring dan pandangan lurus sambil menekuk tungkai kaki hingga mendekati dada. Tempatkan salah satu siku tangan di permukaan lantai dan tangan lainnya menopang paha.

2) Sikap terlentang

Teknik ini dilakukan dalam posisi terlentang sambil menekuk satu tungkai kaki dan kaki lainnya diluruskan. Tempatkan salah satu tangan di tanah dengan menekuk siku, dengan tangan lainnya di atas dada.

3) Sikap telungkup

Teknik sikap ini dilakukan sambil telungkup dengan pandangan lurus. Kedua kaki berada dalam posisi lurus dan kedua tangan menyentuh lantai dengan posisi siku menekuk.

Jumat, 08 September 2023

SEJARAH PERKEMBANGAN PENCAK SILAT DI INDONESIA

 



    Banyak ahli sejarah mengungkapkan pencak silat pertama kali ditemukan di Provinsi Riau pada zaman Kerajaan Sriwijaya, yakni di abad ke-7. Pada masa tersebut, gerakan di dalam pencak silat masih sangat sederhana yakni hanya mencakup gerakan tangan dan kaki. Seiring berjalannya waktu, pencak silat kemudian berkembang dan mulai masuk ke wilayah Semenanjung Malaka dan juga di Pulau Jawa. Pada masa ini pencak silat masih dianggap sebagai suatu ilmu bela diri. 

    Banyak kerajaan di Indonesia yang kemudian mengenal pencak silat dan diajarkan secara turun temurun. Seperti Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kediri, Sriwijaya, Singasari, dan juga Kerajaan Majapahit. Memasuki zaman penjajahan Belanda di tanah air, menurut catatan sejarah pencak silat diketahui dianggap sebagai ancaman dan dilarang. Bagi orang Belanda, pencak silat berpotensi mengancam keberadaan mereka sebagai penjajah dan menghalangi kegiatannya di negara jajahannya. 

    Karena dilarang, kegiatan mempelajari atau mempraktekkan pencak silat dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh masyarakat. Oleh masyarakat kemudian dijadikan seni pertunjukan, lewat gerakannya yang luwes dan indah sehingga bisa tetap dipelajari oleh generasi penerus. Sedangkan di masa penjajahan Jepang, pencak silat justru diperbolehkan dan bahkan diberi fasilitas untuk dilestarikan. Sebab negara Jepang pada masa tersebut berniat memanfaatkan semangat masyarakat Indonesia untuk memperkuat pertahanan mereka melawan Sekutu. Sehingga latihan pencak silat tidak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi. 

    Memasuki masa kemerdekaan, sejarah pencak silat di Indonesia tercatat terus mengalami perkembangan. Hingga dibentuk organisasi resmi Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSSI) pada 10 Mei 1948 di Surakarta melalui musyawarah para pendekar di masa tersebut. Saat organisasi IPSSI ini diketuai oleh Mr. Wongsonegoro, kemudian berubah nama menjadi IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) dan menjadi nama organisasi yang dikenal masyarakat sampai sekarang. IPSI juga dikenal sebagai organisasi silat nasional tertua, dan setelahnya terbentuk organisasi lain yakni Persatuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat). Didirikan oleh Eddie. M. Nalapraya yang berdiri di tanggal 11 Maret 1980. Pada masa tersebut Eddie juga diketahui menjabat sebagai ketua di IPSI. 

Adapun organisasi pencak silat lain yang dikenal di Indonesia dan dunia adalah: 

  • PESAKA (Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia) di Malaysia
  • PERSIS (Persekutuan Silat Singapore) di Singapura
  • PERSIB (Persekutuan Silat Brunei Darussalam) di Brunei Darussalam.

    Pencak silat kemudian juga mulai dikenal negara di benua lain, seperti Amerika dan Eropa. Bahkan tidak sulit menemukan perguruan pencak silat di negara-negara tersebut, sebagai sarana bagi masyarakat setempat mempelajari pencak silat sebagai ilmu bela diri. Kemudian, sesuai dengan berbagai sumber catatan sejarah pencak silat di dunia. Saat ini sudah diakui sebagai salah satu cabang olahraga dan di Indonesia sering diselenggarakan kompetisi pencak silat. Seperti kompetisi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

METODE PENELITIAN

PENGERTIAN METODE PENELITIAN 1.      METODE           Metode merupakan cara atau langkah-langkah yang kita lakukan untuk mengerjakan sesuatu...